Operator Relasional
Operator
relasional adalah operator yang digunakan untuk membandingkan satu nilai dengan nilai yang lain, untuk mendapatkan
hasil TRUE(benar) dan FALSE (salah). Operator ini bisa membandingkan nilai
numerik maupun nilai string, tetapi tidak bias membandingkan dua tipe data yang
berbeda (misal membandingkan data numerik dengan data string.
2.
Operator Logika dan Tipe data Boolean
Operator logika
berguna sebagai pengatur logika program. Operator Logika
berhubungan
dengan tipe data Boolean yang mengenal dua buah nilai yaitu: TRUE dan
FALSE. Berikut
adalah beberapa operator logika :
a.
AND
Operator AND
digunakan untuk menggabungkan dua buah ekspresi nilai atau lebih.
Operator ini
akan menghasilkan nilai TRUE apabila dua kriteria yang dibandingkan
bernilai TRUE.
Selain itu akan bernilai FALSE
Contoh:(10 >
5) AND (2 < 4) ‘hasilnya TRUE karena keduanya benar
b.
OR
Operator ini
akan menghasilkan nilai TRUE apabila nilai salah satu ekspresi bernilai
TRUE. Bila
kedua ekspresi bernilai FALSE maka operator ini akan bernilai FALSE.
Contoh : (10
< 5) OR ( 2 > 4)‘hasilnya FALSE
c.
NOT
Operator ini
akan mengembalikan nilai kebalikan dari nilai tersebut.
‘hasil sama dengan false
Misalnya: hasil
= Not (True And True)
d.
XOR
Operator XOR
hanya akan menghasilkan nilai TRUE apabila beberapa ekspresi nilai
yang
dibandingkan bersifat benar atau salah.
Struktur
Kondisi
a.
Struktur „If-Then
Struktur
If-Then disebut juga dengan Branch Structure merupakan
struktur
percabangan
dimana suatu ekspresi akan dikerjakan bila kondisinya terpenuhi. Tetapi
jika kondisinya
tidak terpenuhi maka ekspresi di dalam struktur If tidak akan dijalankan
dan blok If
akan dilompati serta program akan melakukan tindakan berikutnya.
Deskripsi
formal pernyataan If - Then:
If (kondisi) Then
Pernyataan
End If
b.
Struktur If-Then-Else
Struktur
If-Then-Else disebut juga dengan Selection Structure merupakan struktur
percabangan
dimana suatu ekspresi akan dikerjakan bila kondisinya terpenuhi. Tetapi
jika kondisinya
tidak terpenuhi maka ekspresi yang lainnya yang dikerjakan.
Deskripsi
formal pernyataan If - Then - Else:
If (kondisi) Then
...ekspresi 1
Else
...ekspresi 2
End If
c.
Struktur
IIF
Struktur IIF yaitu struktur If-Then-Else yang bentuknya datar atau
horizontal. Bentuk penulisan struktur IIF membutuhkan variabel untuk menampung
jawabannya. Dari segi kecepatan struktur IIF lebih cepat prosesnya dibandingkan
dengan struktur If- Then-Else. Bentuk Penulisan dari struktur IIF :
Hasil = IIF (kondisi, jawaban1, jawaban2)
Keterangan
:
Kondisi
Berisi perbandingan antara satu vaiabel/konstanta dengan
variable/konstanta lain dengan menggunakan tanda <, >, =, <> dari
keadaan yang akan menghasilkan nilai “Benar” atau “Salah”
Jawaban 1
Jawaban yang diberikan jika kondisi penyeleksian
bernilai “Benar”.
Jawaban 2
Jawaban yang diberikan jika kondisi penyeleksian
bernilai “Salah”.
d.
Struktur Select – Case
Struktur Select Case digunakan untuk menjalankan satu blok perintah
yang jumlahnya banyak atau
bertingkat-tingkat. Bentuk Penulisan dari struktur Select-Case : Select Case
tes_ekspresi
Case ekspresi 1
…….blok perintah 1……
Case ekspresi 2
…….blok perintah 2……
Case Else
…….blok perintah 3……
End Select
Keterangan :
Tes _ekspresi
Bernilai numerik maupun string
Ekspresi 1
Nilai pertama proses seleksi dari tes_ekspresi
Ekspresi 2
Nilai pertama proses seleksi dari tes_ekspresi.
Penulisan nilai dari ekspresi 1 maupun
Ekspresi 2 bisa langsung berbentuk konstanta atau
melalui operator pembanding.
Blok Perintah 1
Suatu rangkaian perintah yang dikerjakan bila
kondisi ekspresi 1 terpenuhi.
Blok perintah 2
Suatu rangkaian perintah yang dikerjakan bila
kondisi ekspresi 2 terpenuhi.
Evaluasi
Script
Public Class Form1
Private Sub Button1_Click(ByVal
sender As System.Object,
ByVal e As
System.EventArgs) Handles
Button1.Click
Dim Ket As String = ""
If CDbl(TextBox1.Text) >= 55 Then
Ket
= "Lulus"
End If
Label3.Text
= Ket
End Sub
End Class
Output

0 komentar:
Posting Komentar